Logo Desa

Desa Bonto Tappalang

Kabupaten Bantaeng
Provinsi Sulawesi Selatan

Loading

LAYANAN MANDIRI

Hari Libur Nasional

Tahun Baru Islam 1448 H

  • Hari
  • Jam
  • Menit
  • Detik
Info
Selamat datang di Website Resmi Desa Bonto Tappalang Kecamatan Tompo Bulu Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan

Berita Desa

Komentar Terbaru

Setiap mendekati Idul Adha, media sosial mulai ramai: ada yang posting sapi jumbo, ada yang sibuk cari hewan kurban, ada juga yang bertanya, “Emang kurban masih relevan di zaman sekarang?”

Kalau dipikir sekilas, kurban memang terlihat seperti tradisi lama: menyembelih hewan lalu membagikan daging. Tapi kalau dipahami lebih dalam, sebenarnya kurban punya pesan yang sangat modern dan relate dengan kehidupan Gen Z hari ini.

Di Era Serba “Aku”, Kurban Mengajarkan “Kita”

Hari ini kita hidup di zaman yang sangat fokus pada diri sendiri.

Feed media sosial dipenuhi: flexing, lifestyle, pencitraan dan budaya “aku harus bahagia dulu”.

Tidak salah menikmati hidup. Tapi tanpa sadar, banyak orang jadi makin individualis.

Nah, kurban datang dengan pesan yang berbeda:

tidak semua hal harus tentang diri sendiri.

Bayangkan: seseorang rela mengeluarkan jutaan rupiah bukan untuk upgrade gadget atau liburan, tetapi untuk dibagikan kepada orang lain yang bahkan mungkin tidak dikenalnya.

Itu bukan cuma ritual agama.
Itu latihan empati.

Kurban Bukan Soal Hewan, Tapi Soal Mental

Esensi kurban sebenarnya bukan terletak pada sapi atau kambingnya.

Yang paling penting adalah: keikhlasan, kepedulian, dan kemampuan melepas sesuatu yang kita sayangi.

Kisah Nabi Ibrahim mengajarkan tentang ketaatan dan pengorbanan.
Dalam kehidupan modern, bentuk “yang paling sulit dikorbankan” sering kali bukan manusia, tetapi: ego, gengsi, rasa pelit, dan kecintaan berlebihan terhadap uang atau kenyamanan.

Karena itu kurban sebenarnya adalah latihan: apakah kita masih punya hati untuk berbagi?

Kurban Itu “Anti Ego”

Kalau diterjemahkan ke bahasa anak muda: kurban adalah anti selfish movement.

Di saat banyak orang sibuk memikirkan dirinya sendiri, kurban justru mengajarkan: berbagi, peduli, dan membantu orang lain ikut bahagia.

Makanya setelah berkurban, banyak orang merasa lebih lega dan tenang.
Karena manusia pada dasarnya memang memiliki kebahagiaan batin saat memberi.

Bukan Hanya Spiritual, Tapi Juga Sosial

Secara rasional, kurban juga punya dampak sosial yang besar. Saat musim kurban: peternak mendapat penghasilan, pasar hewan hidup, ekonomi desa bergerak, dan jutaan keluarga bisa menikmati daging.

Artinya kurban bukan cuma ibadah pribadi, tapi juga bentuk solidaritas sosial dan perputaran ekonomi masyarakat.

Tetap Relevan di Era AI dan Teknologi

Teknologi berkembang sangat cepat.
AI makin canggih.
Semua serba digital.

Tapi satu hal yang tidak boleh hilang adalah rasa kemanusiaan.

Kurban mengingatkan bahwa:

manusia terbaik bukan yang paling viral atau paling kaya, tetapi yang paling bermanfaat bagi sesama.

Karena pada akhirnya,
nilai manusia bukan hanya diukur dari apa yang dimiliki,
tetapi juga dari apa yang bisa dibagikan.

"Artinya"

Kurban bukan sekadar tradisi tahunan.
Ia adalah pengingat bahwa hidup tidak hanya tentang “aku”, tetapi juga tentang “kita”.

Di tengah dunia yang makin individualis, kurban mengajarkan sesuatu yang sederhana namun penting:

manusia yang hebat bukan yang memiliki segalanya, tetapi yang masih punya empati untuk sesama.

 

Penulis: Sabri PLD

Beri Komentar

Desa

656

Laki-laki

Laki-laki 656 penduduk

678

Perempuan

Perempuan 678 penduduk

1,334

JUMLAH

0

BELUM MENGISI

1,334

TOTAL

TOTAL 1,334 penduduk

Layanan
Mandiri

Hubungi Pemerintah Desa untuk mendapatkan PIN

Pemerintah Desa

Kepala Desa

ANDI ABD MALIK

Tidak Ada di Kantor

Sekretaris

ANDI MARDANI

Tidak Ada di Kantor

Kaur Keuangan

HENRI J

Tidak Ada di Kantor

Kasi Kesejahteraan

Sukmawati

Tidak Ada di Kantor

Kasi Pelayanan

ANDI HALMINA

Tidak Ada di Kantor

Kaur Umum

Arni indah

Tidak Ada di Kantor

Kaur Perencanaan

Andi Bakri

Tidak Ada di Kantor

Kasi Pemerintahan

LAUPA

Tidak Ada di Kantor

Staf Media dan Publikasi

Andi Irma

Tidak Ada di Kantor
Agenda

Untuk sementara, belum ada agenda yang akan dilaksanakan.

Komentar
Statistik Pengunjung
Hari ini : 157
Kemarin : 128
Total Pengunjung : 12.015
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 216.73.216.184
Browser : Mozilla 5.0
Tema Pro : DeNava v204.15
Agenda

Untuk sementara, belum ada agenda yang akan dilaksanakan.

Komentar
Statistik Pengunjung
Hari ini : 157
Kemarin : 128
Total Pengunjung : 12.015
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 216.73.216.184
Browser : Mozilla 5.0
Tema Pro : DeNava v204.15

Transparansi Anggaran

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan

Realisasi | Anggaran

Rp. 1.892.777.000,00 Rp. 1.892.777.000,00

100%

Belanja

Realisasi | Anggaran

Rp. 920.501.000,00 Rp. 920.501.000,00

100%

APBDes 2025 Pendapatan

Dana Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 817.983.000,00 Rp. 817.983.000,00

100%

Alokasi Dana desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 1.074.794.000,00 Rp. 1.074.794.000,00

100%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 920.501.000,00 Rp. 920.501.000,00

100%
Pemerintah Desa

ANDI ABD MALIK

Kepala Desa


Tidak Ada di Kantor

ANDI MARDANI

Sekretaris
Tidak Ada di Kantor

HENRI J

Kaur Keuangan
Tidak Ada di Kantor

Sukmawati

Kasi Kesejahteraan
Tidak Ada di Kantor

ANDI HALMINA

Kasi Pelayanan
Tidak Ada di Kantor

Arni indah

Kaur Umum
Tidak Ada di Kantor

Andi Bakri

Kaur Perencanaan
Tidak Ada di Kantor

LAUPA

Kasi Pemerintahan
Tidak Ada di Kantor

Andi Irma

Staf Media dan Publikasi
Tidak Ada di Kantor